
Hutan Adat Sungai Utik
Masyarakat Adat Iban Sungai Utik · Kalimantan Barat
Hutan adat Iban yang dijaga tiga generasi tanpa satu petak pun dibuka untuk perkebunan.
- Luas terpetakan
- 9.452 ha
- Harga per ton
- Rp 168.000
- Skor biodiversitas
- 88 · Sangat Baik
- Tinggi kanopi (CHM)
- 31 m
Profil daerah
- Kabupaten
- Kapuas Hulu, Kalimantan Barat
- Bentang alam
- DAS Embaloh — jantung Borneo, penyangga TN Betung Kerihun
- Tipe ekosistem
- Hutan hujan dataran rendah dipterokarpa
- Ketinggian
- 180–640 m dpl
- Curah hujan
- 3.400 mm/tahun
- Aksesibilitas
- 12 jam darat dari Putussibau, dilanjutkan perahu 40 menit
- Penduduk pengelola
- ±270 jiwa dalam 1 rumah panjang (68 bilik keluarga)
Sejarah lahan
1800-an
Leluhur Iban membuka rumah panjang dan menetapkan zonasi hutan adat: kampong taroh (lindung), kampong galao (cadangan), kampong endor kerja (produksi).
1979
Izin HPH masuk ke wilayah sekitar; komunitas menolak pembukaan hutan pada zona kampong taroh.
2008
Pemetaan partisipatif batas adat pertama bersama lembaga pendamping.
2020
Pengakuan hutan adat oleh pemerintah kabupaten dan penetapan skema pengelolaan berbasis hukum adat.
2026
Masuk portofolio Carbonest setelah lolos analisis satelit, LiDAR, dan verifikasi MRV lapangan.
Deskripsi program
Konservasi hutan adat & penguatan tembawang
Program menjaga zona lindung adat seluas 9.452 ha melalui patroli adat, pemantauan satelit tiga bulanan, dan penguatan sistem tembawang (kebun hutan warisan) sebagai sumber penghidupan alternatif agar tekanan pembukaan lahan tetap nol.
- Patroli adat bulanan oleh 14 penjaga hutan komunitas
- 30 plot permanen pengukuran DBH, diukur ulang setiap 12 bulan
- Pembibitan tengkawang dan durian hutan, 8.000 bibit per tahun
- Sekat bakar dan regu pemadam kebakaran desa
- Sekolah adat: kurikulum pengetahuan hutan untuk 60 anak
Dokumentasi lapangan




Dampak terukur
- Deforestasi 5 tahun terakhir
- 0 ha
- Keluarga penerima manfaat
- 68 KK
- Penjaga hutan terlatih
- 14 orang
- Sumber air terlindungi
- 9 mata air
Tata kelola & bagi hasil
- Keputusan pengelolaan diambil dalam musyawarah rumah panjang
- Bagi hasil 70% komunitas, 10% dana konservasi, 20% operasional
- Dana komunitas dikelola koperasi adat dengan laporan terbuka tiap kuartal
Dokumen pendukung
- Peta partisipatif batas adat (shapefile + GPS)Tersedia
- Berkas DRAM & perhitungan MRVTersedia
- Berita acara FPIC musyawarah adatTersedia
- Laporan verifikasi pihak ketigaDalam penyusunan
Potensi karbon & keuntungan
Estimasi dari luas 9.452 ha × faktor 8,5 tCO2e/ha/tahun (VM0015 — Avoided Unplanned Deforestation) selama 10 tahun periode kredit.
Kredit karbon per tahun
80.342 tCO2e
Setara Rp 13.497.456.000 / tahun pada harga Rp 168.000/tCO2e
Total potensi 10 tahun
803.420 tCO2e
Nilai kotor Rp 134.974.560.000
Bagian pembiaya
40.171 tCO2e/tahun
50% sesuai komitmen bagi hasil · Rp 6.748.728.000 / tahun
Investasi diminta komunitas
Rp 10.797.964.800
Nilai yang diajukan perwakilan masyarakat adat untuk proyek ini
Perkiraan keuntungan bersih
Rp 56.689.315.200
Selama 10 tahun
Perkiraan ROI
525%
Nilai kredit bagian pembiaya dibanding investasi
Balik modal
± 1,6 tahun
Berdasarkan arus kredit tahunan
Angka bersifat estimasi demo dan akan dikoreksi setelah MRV lapangan, verifikasi validator independen, serta penerbitan kredit pada registri nasional (SRN PPI) maupun internasional.
Proyek selesai & tersertifikasi
Sertifikat CL-SRN-2026-0031 terbit 18 Maret 2026 — 74.200 tCO₂e, diserap PT Nusantara Energi & konsorsium ESG.
Monitoring IoT terkini
- Kelembapan tanah rata-rata
- 72,4 % Normal
- Suhu tajuk
- 26,1 °C Normal
- Titik panas 30 hari
- 0 titik Normal
- Sensor bioakustik
- 19 spesies/jam Normal
- Muka air gambut
- -18 cm Normal
- Perangkat daring
- 12 dari 12 Normal
Komitmen pembagian hasil
- Masyarakat Adat Iban Sungai Utik70%
Koperasi adat, laporan terbuka tiap kuartal.
- Dana konservasi bentang alam10%
Patroli, pembibitan, dan sekat bakar.
- Operasional Carbonest20%
Monitoring, verifikasi ulang, dan biaya registri.
Pertumbuhan hutan & simpanan karbon
Laporan ESG
Standar acuan: SRN PPI Kementerian LHK · Verra VCS VM0015 · CCB Standards — Gold Level
- GRI 305-5
- Pengurangan emisi GRK
- 74.200 tCO2e
- GRI 304-3
- Habitat dilindungi
- 9.452 ha
- IFRS S2
- Kredit karbon terverifikasi
- 100% verified
- TCFD
- Risiko fisik iklim termitigasi
- Rendah
- SDG 1
- Rumah tangga penerima manfaat
- 68 KK
- SDG 6
- Mata air terlindungi
- 9 titik
Dokumentasi lapangan



Tertarik mendukung proyek ini?
Perusahaan dapat membeli kredit karbon terverifikasi atau menjalin kemitraan CSR dengan komunitas adat.
