← Kembali ke Pasar
Hamparan hutan hujan Kalimantan dilihat dari Tewah
Hutan Adat Long Isun — Hulu Sungai Mahakam, perbukitan Long ApariFoto: Wikimedia Commons
Pemeriksaan Satelit
VM0015 — Avoided Unplanned Deforestation

Hutan Adat Long Isun

Kampung Adat Long Isun (Dayak Bahau) · Kalimantan Timur

Hutan hulu Mahakam milik Dayak Bahau yang menunggu pembiayaan untuk masuk jalur sertifikasi.

Luas terpetakan
820 ha
Harga per ton
Rp 138.000
Skor biodiversitas
84 · Baik
Tinggi kanopi (CHM)
29 m

Profil daerah

Kabupaten
Mahakam Ulu, Kalimantan Timur
Bentang alam
Hulu Sungai Mahakam, perbukitan Long Apari
Tipe ekosistem
Hutan hujan dataran rendah–perbukitan
Ketinggian
220–780 m dpl
Curah hujan
3.100 mm/tahun
Aksesibilitas
8 jam perahu ketinting dari Long Bagun
Penduduk pengelola
±430 jiwa, 96 kepala keluarga

Sejarah lahan

  1. 1930-an

    Kampung Long Isun berdiri di tepi Mahakam dengan zonasi hutan larangan (tana ulen).

  2. 2013

    Konflik batas dengan konsesi kayu memicu pemetaan swadaya wilayah adat.

  3. 2019

    Peta wilayah adat diserahkan ke pemerintah kabupaten sebagai dasar pengakuan.

  4. 2026

    Mengajukan pembiayaan proyek karbon melalui Pasar Carbonest.

Deskripsi program

Perlindungan tana ulen & pemetaan partisipatif

Program membutuhkan pembiayaan awal untuk menuntaskan pemetaan partisipatif 820 ha, survei MRV, dan penyusunan berkas DRAM agar kampung dapat menerbitkan kredit karbon pertamanya.

  • Pemetaan partisipatif batas tana ulen bersama tetua kampung
  • Pelatihan 6 fasilitator muda untuk pemantauan bulanan
  • Pemasangan 8 titik sensor IoT kelembapan dan suhu tajuk
  • Survei LiDAR dan pengukuran plot permanen DBH

Dokumentasi lapangan

Hamparan hutan hujan Kalimantan dilihat dari Tewah
Hutan hulu MahakamFoto: Wikimedia Commons
Balai adat komunitas Dayak Meratus
Balai adat tempat musyawarah kampungFoto: Wikimedia Commons
Kanal di kawasan hutan gambut Kalimantan Barat
Sungai sebagai jalur akses utama kampungFoto: Wikimedia Commons

Dampak terukur

Luas hutan diusulkan
820 ha
Keluarga penerima manfaat
96 KK
Fasilitator muda dilatih
6 orang
Estimasi kredit tahunan
±6.500 tCO2e
SDG 13 Aksi Iklim
SDG 15 Ekosistem Daratan
SDG 4 Pendidikan Berkualitas

Tata kelola & bagi hasil

  • Keputusan diambil dalam musyawarah kampung dengan persetujuan tetua adat
  • Komitmen bagi hasil 45% sponsor, 45% masyarakat adat, 10% konservasi & operasional
  • Pencairan dana bertahap mengikuti capaian milestone yang diaudit

Dokumen pendukung

  • Peta swadaya wilayah adat 2019
    Tersedia
  • Surat pernyataan lembaga adat kampung
    Tersedia
  • Baseline deforestasi bentang alam
    Dalam penyusunan
  • Berkas DRAM
    Dalam penyusunan

Potensi karbon & keuntungan

Estimasi dari luas 820 ha × faktor 8,5 tCO2e/ha/tahun (VM0015 — Avoided Unplanned Deforestation) selama 20 tahun periode kredit.

Kredit karbon per tahun

6.970 tCO2e

Setara Rp 961.860.000 / tahun pada harga Rp 138.000/tCO2e

Total potensi 20 tahun

139.400 tCO2e

Nilai kotor Rp 19.237.200.000

Bagian pembiaya

3.137 tCO2e/tahun

45% sesuai komitmen bagi hasil · Rp 432.906.000 / tahun

Investasi diminta komunitas

Rp 1.060.000.000

Nilai yang diajukan perwakilan masyarakat adat untuk proyek ini

Perkiraan keuntungan bersih

Rp 7.598.120.000

Selama 20 tahun

Perkiraan ROI

717%

Nilai kredit bagian pembiaya dibanding investasi

Balik modal

± 2,4 tahun

Berdasarkan arus kredit tahunan

Angka bersifat estimasi demo dan akan dikoreksi setelah MRV lapangan, verifikasi validator independen, serta penerbitan kredit pada registri nasional (SRN PPI) maupun internasional.

Kebutuhan pendanaan

Proyek ini menunggu perusahaan pembiaya. Carbonest memfasilitasi pertemuan dan negosiasi dengan perwakilan adat.

Rp 1.240.000.000Terkumpul Rp 180.000.000 (15%) · tenggat 30 September 2026

Durasi proyek: 20 tahun periode kredit (2027–2046)

Rencana penggunaan dana

  • Pemetaan partisipatif 820 haRp 260.000.000
  • Pelatihan 6 fasilitator muda kampungRp 140.000.000
  • Survei LiDAR & MRV lapanganRp 430.000.000
  • Penyusunan DRAM & pendampingan hukum adatRp 260.000.000
  • Perangkat sensor IoT 8 titikRp 150.000.000

Komitmen pembagian hasil

  • Sponsor / perusahaan pembiaya45%

    Kredit karbon diserahkan bertahap setiap tahun verifikasi.

  • Masyarakat adat Long Isun45%

    Dikelola lembaga adat kampung dengan musyawarah terbuka.

  • Dana konservasi & operasional Carbonest10%

    Pemantauan satelit, audit, dan biaya registri nasional.

  • Negosiasi langsung dengan perwakilan adat difasilitasi Carbonest
  • Sponsor tercantum dalam laporan keberlanjutan dan papan proyek
  • Dana dicairkan bertahap mengikuti capaian milestone

Jadi pembiaya proyek ini

Proyek ini masih dalam tahap persiapan. Perusahaan pembiaya dapat menjadi sponsor melalui Carbonest dan negosiasi dengan perwakilan adat.