
Bentang Mangrove Kaimana
Kampung Adat Namatota · Papua Barat
Karbon biru mangrove yang dijaga bersama nelayan adat Namatota.
- Luas terpetakan
- 3.180 ha
- Harga per ton
- Rp 195.000
- Skor biodiversitas
- 92 · Sangat Baik
- Tinggi kanopi (CHM)
- 22 m
Profil daerah
- Kabupaten
- Kaimana, Papua Barat
- Bentang alam
- Pesisir Teluk Triton — kawasan Bentang Laut Kepala Burung
- Tipe ekosistem
- Mangrove pesisir & rawa payau
- Ketinggian
- 0–12 m dpl
- Curah hujan
- 2.900 mm/tahun
- Aksesibilitas
- 2 jam perahu motor dari Kaimana
- Penduduk pengelola
- ±430 jiwa, 96 KK nelayan adat
Sejarah lahan
Turun-temurun
Praktik sasi laut mengatur musim tangkap dan larangan menebang mangrove.
1998
Tekanan tambak dan penebangan kayu bakar mulai mengurangi tegakan mangrove tepi kampung.
2015
Rehabilitasi mandiri 40 ha mangrove oleh kelompok perempuan kampung.
2024
Penetapan wilayah kelola adat pesisir dan pemetaan batas bersama.
2026
Verifikasi lapangan Carbonest untuk metodologi lahan basah pasang surut.
Deskripsi program
Restorasi & perlindungan mangrove berbasis sasi
Menggabungkan hukum adat sasi dengan metodologi karbon biru: melindungi 3.180 ha mangrove alami, merestorasi tepi kampung yang rusak, dan mengganti kayu bakar mangrove dengan tungku hemat energi.
- Pembibitan Rhizophora & Bruguiera, 25.000 propagul per tahun
- Restorasi 120 ha tepi kampung dalam 3 tahun
- Distribusi 96 tungku hemat energi untuk menekan tebangan kayu bakar
- Pengukuran karbon sedimen pada 18 plot pasang surut
- Penguatan aturan sasi dan patroli laut kampung
Dokumentasi lapangan



Dampak terukur
- Mangrove dilindungi
- 3.180 ha
- Target restorasi
- 120 ha
- Nelayan penerima manfaat
- 96 KK
- Kenaikan hasil tangkap
- +22% (2 tahun)
Tata kelola & bagi hasil
- Kelompok sasi kampung sebagai pemegang mandat pengelolaan
- Perempuan kampung memegang 40% kursi pengambilan keputusan program
- Laporan dana dibacakan dalam pertemuan kampung tiap 6 bulan
Dokumen pendukung
- Peta wilayah kelola adat pesisirTersedia
- Kajian karbon sedimen mangroveTersedia
- Berkas DRAMDalam penyusunan
- Berita acara FPICTersedia
Potensi karbon & keuntungan
Estimasi dari luas 3.180 ha × faktor 12,0 tCO2e/ha/tahun (VM0033 — Tidal Wetland Restoration) selama 15 tahun periode kredit.
Kredit karbon per tahun
38.160 tCO2e
Setara Rp 7.441.200.000 / tahun pada harga Rp 195.000/tCO2e
Total potensi 15 tahun
572.400 tCO2e
Nilai kotor Rp 111.618.000.000
Bagian pembiaya
19.080 tCO2e/tahun
50% sesuai komitmen bagi hasil · Rp 3.720.600.000 / tahun
Investasi diminta komunitas
Rp 2.400.000.000
Nilai yang diajukan perwakilan masyarakat adat untuk proyek ini
Perkiraan keuntungan bersih
Rp 53.409.000.000
Selama 15 tahun
Perkiraan ROI
2225%
Nilai kredit bagian pembiaya dibanding investasi
Balik modal
± 0,6 tahun
Berdasarkan arus kredit tahunan
Angka bersifat estimasi demo dan akan dikoreksi setelah MRV lapangan, verifikasi validator independen, serta penerbitan kredit pada registri nasional (SRN PPI) maupun internasional.
Progres proyek berjalan
Dibiayai PT Samudra Logistik senilai Rp 2.400.000.000 — mulai Februari 2025, target Desember 2027.
Tahapan pelaksanaan
- Selesai
Pemetaan batas & baseline mangrove
Mar 2025
- Selesai
Analisis satelit, computer vision & LiDAR
Mei 2025
- Selesai
MRV lapangan tim Carbonest
Agu 2025
- Berjalan
Restorasi 180 ha mangrove
2025–2026
- Menunggu
Verifikasi validator independen
Mar 2027
- Menunggu
Penerbitan sertifikat karbon
Des 2027
Komitmen pembagian hasil
- Sponsor PT Samudra Logistik50%
Kredit karbon biru untuk offset Scope 1 & 3.
- Kampung Adat Namatota40%
Kas kampung, honor penjaga mangrove, dan beasiswa anak nelayan.
- Dana konservasi & operasional10%
Monitoring dan pelaporan tahunan.
Dokumentasi proses proyek




Jadi pembiaya proyek ini
Proyek ini masih dalam tahap persiapan. Perusahaan pembiaya dapat menjadi sponsor melalui Carbonest dan negosiasi dengan perwakilan adat.
