Hutan Adat Sungai Utik

Masyarakat Adat Iban Sungai Utik · Kalimantan Barat · VM0015 — Avoided Unplanned Deforestation

Tersertifikasi
Hamparan hutan hujan Kalimantan dilihat dari Tewah
Hutan Adat Sungai Utik — DAS Embaloh — jantung Borneo, penyangga TN Betung KerihunFoto: Wikimedia Commons
Tersertifikasi
VM0015 — Avoided Unplanned Deforestation

Hutan Adat Sungai Utik

Masyarakat Adat Iban Sungai Utik · Kalimantan Barat

Hutan adat Iban yang dijaga tiga generasi tanpa satu petak pun dibuka untuk perkebunan.

Luas terpetakan
9.452 ha
Harga per ton
Rp 168.000
Skor biodiversitas
88 · Sangat Baik
Tinggi kanopi (CHM)
31 m

Profil daerah

Kabupaten
Kapuas Hulu, Kalimantan Barat
Bentang alam
DAS Embaloh — jantung Borneo, penyangga TN Betung Kerihun
Tipe ekosistem
Hutan hujan dataran rendah dipterokarpa
Ketinggian
180–640 m dpl
Curah hujan
3.400 mm/tahun
Aksesibilitas
12 jam darat dari Putussibau, dilanjutkan perahu 40 menit
Penduduk pengelola
±270 jiwa dalam 1 rumah panjang (68 bilik keluarga)

Sejarah lahan

  1. 1800-an

    Leluhur Iban membuka rumah panjang dan menetapkan zonasi hutan adat: kampong taroh (lindung), kampong galao (cadangan), kampong endor kerja (produksi).

  2. 1979

    Izin HPH masuk ke wilayah sekitar; komunitas menolak pembukaan hutan pada zona kampong taroh.

  3. 2008

    Pemetaan partisipatif batas adat pertama bersama lembaga pendamping.

  4. 2020

    Pengakuan hutan adat oleh pemerintah kabupaten dan penetapan skema pengelolaan berbasis hukum adat.

  5. 2026

    Masuk portofolio Carbonest setelah lolos analisis satelit, LiDAR, dan verifikasi MRV lapangan.

Deskripsi program

Konservasi hutan adat & penguatan tembawang

Program menjaga zona lindung adat seluas 9.452 ha melalui patroli adat, pemantauan satelit tiga bulanan, dan penguatan sistem tembawang (kebun hutan warisan) sebagai sumber penghidupan alternatif agar tekanan pembukaan lahan tetap nol.

  • Patroli adat bulanan oleh 14 penjaga hutan komunitas
  • 30 plot permanen pengukuran DBH, diukur ulang setiap 12 bulan
  • Pembibitan tengkawang dan durian hutan, 8.000 bibit per tahun
  • Sekat bakar dan regu pemadam kebakaran desa
  • Sekolah adat: kurikulum pengetahuan hutan untuk 60 anak

Dokumentasi lapangan

Hamparan hutan hujan Kalimantan dilihat dari Tewah
Bentang hutan DAS EmbalohFoto: Wikimedia Commons
Rumah panjang masyarakat Dayak
Rumah panjang komunitas IbanFoto: Tropenmuseum via Wikimedia Commons
Perempuan Iban di Kalimantan
Anggota komunitas IbanFoto: Wikimedia Commons
Hasil hutan bukan kayu dari Kalimantan Barat
Hasil hutan bukan kayuFoto: Wikimedia Commons

Dampak terukur

Deforestasi 5 tahun terakhir
0 ha
Keluarga penerima manfaat
68 KK
Penjaga hutan terlatih
14 orang
Sumber air terlindungi
9 mata air
SDG 13 Aksi Iklim
SDG 15 Ekosistem Daratan
SDG 1 Tanpa Kemiskinan
SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan

Tata kelola & bagi hasil

  • Keputusan pengelolaan diambil dalam musyawarah rumah panjang
  • Bagi hasil 70% komunitas, 10% dana konservasi, 20% operasional
  • Dana komunitas dikelola koperasi adat dengan laporan terbuka tiap kuartal

Dokumen pendukung

  • Peta partisipatif batas adat (shapefile + GPS)
    Tersedia
  • Berkas DRAM & perhitungan MRV
    Tersedia
  • Berita acara FPIC musyawarah adat
    Tersedia
  • Laporan verifikasi pihak ketiga
    Dalam penyusunan

Kapasitas kredit tahunan

75.616 ton CO2e

Catatan verifikasi

  • · Perbandingan citra satelit 2021–2026: tidak ditemukan pembukaan hutan.
  • · Pemindaian kanopi & bioakustik dilakukan oleh tim konsultan lapangan.
  • · Pemantauan bulanan dijalankan langsung oleh komunitas pemilik lahan.
  • · Seluruh nilai pada demo ini merupakan hasil simulasi.